<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="99873">
<titleInfo>
<title>Mengajar sebagai aktivitas subversif</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Postman, Neil</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Weingartner, C</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Yogyakarta: IRCiSoD</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>402 p.; 20 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>MENGAJAR SEBAGAI AKTIVITAS SUBVERSIF

Ada dua hal penting yang ditohok secara telak oleh Postman Adan Weingartner di dalam buku ini. Pertama, pendidikan sebagai alat perubahan sosial. Kedua, guru harus memberdayakan siswa untuk berpikir kritis. Dengan kata lain, guru harus cerdas sehingga paham betul tentang potensi-potensi pendidikan sebagai alat perubahan sosial. Tentang potensi-potensi pendidikan dalam memperbaiki keadaan.

Pemahaman-pemahaman tersebut kemudian harus ditransformasikan. Yaitu, guru harus mampu mencetak para siswa yang cermat melihat segala bentuk ancaman sosial di tengah-tengah mereka yang belum pernah terjadi sebelumnya. Guru harus sanggup mengarahkan mereka untuk mempertanyakan segala bentuk asumsi yang ada. Guru harus bisa mendorong mereka untuk berpikir kritis sehingga mereka dapat mencerna dan mengklarifikasi segala informasi yang diterima.

Guru, dengan demikian, betul-betul akan tampak fungsinya dalam mencetak para siswa yang kritis dan aktif dalam kepungan dinamika sosial. Apalagi, dalam konteks pendidikan, subversi merupakan tindakan positif demi tercapainya kondisi sosial yang lebih baik. Karenanya, buku ini merupakan bacaan wajib bagi para pendidik, mahasiswa, dan siapa pun saja yang concern dengan isu-isu pendidikan dan perubahan sosial.</note>
<subject authority=""><topic>Pendidikan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Filosofi pendidikan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Mengajar</topic></subject>
<classification>370.1</classification><identifier type="isbn">978000000000277</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>370.1 Pos m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">01202600598</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>370.1 Pos m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Mengajar_sebagai_aktivitas_subversif.jpeg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>99873</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-02-23 17:48:14</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-26 11:44:49</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>