<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="99852">
<titleInfo>
<title>Peradaban China kuno</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Affendi, Ahmad</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Relasi Inti Media</publisher>
<dateIssued>2025</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet.1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>x, 298 p.; 20 cm.</extent>
</physicalDescription>
<note>Peradaban China Kuno merupakan salah satu pusat kebudayaan tertua di dunia yang berkembang di sekitar aliran Sungai Kuning (Huang He), yang kerap disebut sebagai &#34;cradle of Chinese civilization&#34;. Fondasi peradaban ini ditopang oleh struktur sosial yang hierarkis, sistem birokrasi yang rasional, serta nilai-nilai filosofis yang kelak menjadi orientasi kehidupan masyarakatnya. Dinasti-dinasti awal seperti Xia, Shang, dan Zhou bukan hanya mewariskan sistem pemerintahan dan teknologi pertanian, tetapi juga memperkenalkan konsepsi kosmologis tentang harmoni antara langit (tian), manusia, dan bumi yang membentuk kerangka berpikir filosofis-politik hingga ribuan tahun kemudian. Lebih jauh, peradaban China Kuno menghadirkan dialektika unik antara kekuasaan politik dan kebijaksanaan filosofis. Dari ranah politik lahirlah konsep Mandate of Heaven yang melegitimasi kekuasaan raja berdasarkan keseimbangan moral dan kosmis, sementara dari ranah intelektual muncul aliran-aliran pemikiran seperti Konfusianisme, Taoisme, dan Legalism yang memengaruhi tata kelola negara maupun etika sosial. Kombinasi antara tradisi agraris, teknologi metalurgi, serta sistem kepercayaan dan filsafat menjadikan peradaban ini bukan sekadar entitas historis, melainkan juga fondasi intelektual yang menorehkan pengaruh luas dalam peradaban Asia Timur hingga era modern.</note>
<classification></classification><identifier type="isbn">9786342142394</identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan STTB Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>99852</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2026-04-27 15:27:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-04-27 15:27:37</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>