<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="99455">
<titleInfo>
<title>Institutio Christinae Religionis:</title>
<subTitle>Ajaran-ajaran agama Kristen</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Calvin, John</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>McNeil, John T.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Momentum</publisher>
<dateIssued>2023</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Jilid 1 &#38; 2</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>p.; 24 cm</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Institutio Christinae Religionis</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Kekristenan mempunyai banyak warna dan tradisi. Jika kita bertanya kepada seseorang, “Apa agamamu?” di Indonesia, maka kemungkinan jawaban yang kita dengar adalah “Islam, Budha, Hindu, Kristen”. Bagi seorang non-Kristen yang tidak terlalu mengenal ragam warna dalam tradisi kekristenan, mungkin mendengar kata “Kristen” sudah cukup. Definisi dari “Kristen” sebagaimana diartikan dalam Kitab Kisah Para Rasul 11:26 adalah “Kristus kecil” atau “pengikut Yesus”. Dalam identitas iman yang paling mendasar dan sederhana, siapa pun yang percaya kepada Allah Trinitas dan menerima anugerah keselamatan dalam Yesus Kristus adalah seorang Kristen (christian).


Akan tetapi, ketika kita menelisik lebih lanjut tentang kekristenan (Christianity), kita akan menemukan ragam warna di dalamnya. Secara umum, kekristenan dapat dibagi menjadi beberapa golongan tradisi utama: Katolik Roma (Roman Catholicism), Ortodoks Timur dan Koptik Oriental (Eastern Orthodoxy and Coptic Oriental), dan Protestan (Protestanism). Secara lebih spesifik lagi, dalam Protestanisme yang memiliki puluhan ribu sinode, ada beberapa aliran utama yang memberikan warna di dalamnya: Luteranisme, Calvinisme, Anglikanisme, Anabaptis, Baptis, Metodis, Pentakosta, dan Karismatik.

Ketika saya duduk bersama dalam sebuah cafe di universitas, di mana saya bertemu dengan beragam orang Kristen, biasanya ada sebuah pertanyaan: “Kamu gereja di mana?” Kira-kira, akan ada banyak jawaban. Ada yang membalas bahwa dia adalah seorang Kristen berdasarkan organisasi sinode yang diikutinya, dan dalam konteks Indonesia, kita akan banyak mendengar banyak gereja suku yang menjadi komunitas bergereja bagi para pengikut Yesus di Indonesia. Lalu, kalau ditanya lebih lanjut “Apa aliran atau tradisi yang menjadi dasar ajaran gerejamu?” Maka di situ, kita akan banyak mendengar nama-nama tokoh teolog ataupun konsep-konsep teologis yang menjadi muatan di balik brand di balik suatu aliran.

Kita sudah sering mendengar kata “Reformed”. “Aku adalah seorang Kristen Reformed” atau “Aku adalah seorang Protestan-Calvinis”, demikian ucapan yang sering kita dengar dalam sebuah pembicaraan antara umat Kristiani. Saat kita tanya lagi, “kamu Reformed yang mana?” Biasanya akan muncul beberapa tanggapan. “Aku sering mendengar Tim Keller yang adalah seorang Reformed di Amerika”, “Aku mendengar R.C Sproul yang adalah seorang teologi sistematik Reformed di Amerika”, “Aku mengikuti John Macarthur dan John Piper yang adalah Reformed-Baptis, yaitu mereka mengikuti tradisi Reformed tetapi menolak pembaptisan bayi”. Itu adalah penjelasan “Aku Reformed berdasarkan pengkhotbah yang diikuti oleh pendengar” – biasanya jawaban seperti demikian adalah hal yang diberikan oleh jemaat awam.

Lalu ada juga pertanyaan lain, “Teolog Reformed mana yang kamu ikuti atau baca karyanya?” Bagi yang berada di kalangan GRII, ada sebuah kedekatan dengan beberapa apologet, filsuf, dan pemikir yang muncul dalam buku-buku di perpustakaan. “Louis Berkhof”, “Herman Bavinck”, “Abraham Kuyper”, “Cornelius Van Til” yang sebagian besar adalah pemikir Reformed asal Belanda. “Charles Hodge”, “Jonathan Edwards”, “John Frame dan Vern Poythress” yang adalah pemikir Reformed asal Amerika. Ada juga yang membalas “George Whitefield”, “John Owen”, “Richard Baxter”, “John Bunyan” yang rata-rata adalah pemikir Puritan, yang orang Reformed yang mengkritik tradisi Anglicanisme.

Saya kira para pembaca artikel ini sudah banyak mendengar nama-nama pengkhotbah, penulis, dan para pemikir raksasa yang bergulat dalam bidang teologi Reformed. Bahkan mungkin sekali, di antara Anda sudah pernah membaca karya-karya tersebut. Bagi para pemikir Belanda, penekanan teologi Reformed terletak pada kedaulatan Allah (sovereignty of God). Pada pemikir Puritan-Inggris dan Amerika, pietisme atau menarik doktrin Reformed ke dalam kehidupan praktis dan kerohanian sehari-hari adalah hal yang cukup kuat. Akan tetapi, setelah mengetahui semuanya ini, jika kita bertanya kepada akar dari seluruh perkembangan tradisi tersebut, “Apa yang menjadi ciri khas teologi Reformed yang dirumuskan oleh John Calvin sendiri?” Kira-kira, apa jawaban kita?</note>
<subject authority=""><topic>Teologi - Doktrinal</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Teologi - reformasi protestan</topic></subject>
<classification>230.43</classification><identifier type="isbn">9786023931835</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>230.43 Cal i</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">01202500220</numerationAndChronology>
<sublocation>Reference Room</sublocation>
<shelfLocator>R 230.43 Cal i</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">01202500221</numerationAndChronology>
<sublocation>Reference Room</sublocation>
<shelfLocator>R 230.43 Cal i</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>institutio.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>99455</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-01-23 12:36:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-06-16 10:40:54</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>