|
Hal yang menyenangkan hati Allah Bapa, Anak dan Roh Kudus adalah ketika Yesus Kristus menjadi pusat penyembahan kita, nama-Nya ditinggikan di alas segala nama, dan menjadi yang paling utama di atas segalanya. Setiap orang mempunyai hubungan dengan Yesus Kristus-baik sebagai orang yang serupa dengan gambar-Nya tetapi terpisah dari-Nya, maupun sebagai orang yang mengenal Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat.
Dalam buku ini, John Stott mengarahkan perhatian kita pada bagaimana Perjanjian Baru berbicara tentang Yesus Kristus. la mengkaji kata depan agar kita lebih memahami posisi kita dalam relasi dengan Anak Allah. Kita harus hidup di dalam Kristus, melalui Kristus, di alas Kristus, bersama Kristus, di bausch Kristus, untuk Kristus, bagi Kristus, dan seperti Kristus. Buku ini menolong Anda untuk benar-benar berpusat pada Kristus
John Stott memakai beberapa kata depan sederhana yang seolah-olah tidak penting, dan mengubahnya menjadi permata yang indah untuk membantu kita Berpusat pada Kristus, Saya yakin buku ini akan memengaruhi kehidupan banyak orang Kristen di seluruh dunia, agar kita menjadi serupa dengan Kristus.
-Rev. Paul Swarup, PhD
Presbyter in Charge, Green Park Free Church, New Delhi, India
Melalui kajian tentang kata depan yang digunakan dalam Perjanjian Baru, John Stott menolong kita melihat kembali bahwa kehidupan Kristen yang sejati harus berpusat pada kekayaan Kristus yang tak ternilai. Semoga buku ini menolong kita untuk tidak mengenyangkan diri dengan mutiara yang berkilauan, tetapi memberi makan diri kita dan orang lain dengan roti surga yang memperkaya jiwal
-Rev. Conrad Mbewe, PhD
Pastor Kaliwata Baptist Church, Lusaka, Zambia
Langham Preaching Resources membantu para pengkhotbah untuk memiliki karakter yang saleh, percaya diri dalam keyakinannya, setia pada Alkitab, jelas dalam penyampaian khotbah yang relevan dengan kehidupan jemaat.
|