Book's Detail
Perjumpaan antarpemeluk agama di nusantara

"The most effective way to destroy people is to deny and obliterate their own understanding of their history," demikian ujar George Orwell. Sejarah Nusantara adalah sejarah kita sebagai bangsa Indonesia dan kita perlu pengertian yang benar tentangnya. Perjumpaan agama-agama sebelum masuknya kolonialisme sebagaimana dituturkan di dalam buku ini akan menjadi pembelajaran yang baik untuk semakin mengenal sejarah kita sendiri, khususnya di masa sekarang ketika pluralitas agama menjadi konteks yang kita hidupi. -Hans Harmakaputra-

Buku ambisius ini membahas tentang sejarah perjumpaan aneka agama di Nusantara, khususnya agama-agama lokal ("native religions" dan "local beliefs"), Buddha, Hindu, dan kemudian Islam sebelum kedatangan para kolonial Eropa. Harus diakui belum banyak karya akademik yang didedikasikan untuk mengkaji aspek-aspek historis dan dinamika hubungan antar-agama pada kurun pra-kolonialisme ini. Meski dalam banyak hal saya setuju dengan pendapat penulis, beberapa tesis dan temuannya dalam buku ini seperti relasi harmoni antar-agama-agama non-monotheistic serta "intrinsically conflictual" agama-agama monotheistic, terutama Islam, perlu diteliti lebih lanjut. Terlepas dari berbagai kekurangan, karya ini patut diapresiasi sebagai ikhtiyar penulis untuk menutupi sejumlah "missing links" dalam studi-studi kesejahrahan keagamaan di Nusantara. -Sumanto Al Qurtuby, Ph.D.-

Statement of Responsibility
Author(s) Sukamto - Personal Name
Edition Jil. 1
Call Number 201.5 Suk p
ISBN/ISSN 9786022805724
Subject(s) Indonesia
Hubungan antar agama
Agama-agama di nusantara
Perkembangan agama islam di nusantara
Classification 201.5
Series Title
GMD Print
Language Indonesia
Publisher deepublish
Publishing Year 2015
Publishing Place Yogyakarta
Collation xviii, ill. 310 p., 20 cm
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...