|
Daftar isi:
- Michel Foucault: Parrhesia (Truth-Telling) dan Care Of The Self
- Suffering as Mysterium Iniquitatis and Mysterium Salutis Jon Subrino and Jean-Marc Ela on Suffering and Liberation
- Konsep Negara Utama Al-Farabi dan Relevansinya
- Menggali Relevansi Teologis Berdasarkan Analisis Naratif atas Kisah "Kelahiran Samuel" dalam 1 Samuel 1:1-28
- Untuk Apa Filsafat Hukum? Problem Metodologi Setelah Debat Hart/Dworkin
- Problem Fisikalisme Nonreduktif dan Solusi Hilomorfisme Thomistik
- The Aesthetics of The Built Environment: A Post-Kantian Look at Bioregionalism and Eco- mimicry Approach in Environmental Design
- Demonisasi Topeng Egwugwu: Kajian Dinami- ka Internal dan Eksternal Agama Asli Afrika Menghadapi Kristenisasi
- Irupsi Generasi Beriman Digital Z dan Disrupsi Katakese Kebangsaan
- Penggembalaan sebagai Praktik Ekaristi: Suatu Pendekatan Eksegetis Konstruktif terhadap Yohanes 21:15-19
- Unsur-unsur Epistemologi 'Proto-Nyaya' dalam Bhagavad-Gita
- Clemens Dion Yusila Timur Reflexivity, Relativism, and Self-Refutation
- Pendidikan bagi Manusia sebagai Pengada yang Nestapa
- The Control over Perception of Mass Violence through Strategic Labelling
- Konsep Liberalisme Politik John Rawls sebagai Jawaban terhadap Tantangan Masyarakat Plural dan Kritik atasnya
- Dekalog dan Perjanjian yang Baru (Ul. 5:6-21; Kel. 20:1-17; Yer. 31:31-34)
|