<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="98453">
<titleInfo>
<title>Perubahan radikal dalam pelayanan anak = Redefining [Children's ministry] in the 21st century</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Fisher, Becky</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jawa Timur</placeTerm></place>
<publisher>Gandum Mas</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>xiii, 215 p.; 24 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>&#34;Anak-anak sering membuat keputusan untuk meninggalkan gereja ketika mereka berusia 10-12 tahun karena mereka menganggap Sekolah Minggu itu membosankan. Pada usia tiga belas tahun banyak yang merasa mereka tahu segalanya seperti sudah mengetahui tentang Alkitab dan Allah, dan merasa tidak perlu lagi datang ke gereja. Mungkinkah ini karena kirta meremehkan potensi rohani mereka dan puas memberi mereka makanan berulang-ulang tentang kisah-kisah dasar Alkitab berulang kali? Inilah saatnya tubuh Kristus dikumpulkan kembali untuk mengevaluasi kembali dan mendefinisikan kembali apa yang menjadi dispilin ilmu yang benar, yang melengkapi pelayanan anak-anak sebenarnya.
Jika kita tidak pernah mengajari mereka kebenaran yang mendalam dari Firman Tuhan dan tidak pernah memberi mereka kesempatan untuk merasakan hadirat Tuhan, kita memberi mereka pengetahuan untuk mereka tetapi tanpa pengetahuan untuk jiwanya. Kita memberi mereka agama tanpa adanya hubungan dengan Tuhan. Itu membuat mereka kosong dan masih mencari.
Kita harus memahami bahwa kita harus memperlengkapi anak-anak kecil untuk pekerjaan pelayanan dan melatih tangan mereka utnuk perang dalam Roh di usia dini karena anak-anak adlaah yang paling terbuka dan lapar mempelajari hal-hal tentang Allah. Kita hanya memiliki sedikit kesempatan untuk merebut hati mereka bagi Kerajaan Allah, jadi kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi.&#34;</note>
<subject authority=""><topic>Pelayanan gereja kepada anak</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pendidikan kristen kepada anak</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Sekolah minggu</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pendidikan kristen</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pemuridan kepada anak</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Pelayanan sekolah minggu</topic></subject>
<classification>259.22</classification><identifier type="isbn">9786026890597</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>259.22 Fis r</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">01202300018</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>259.22 Fis r</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Redefining.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>98453</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2023-01-26 15:23:36</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2023-01-26 15:28:21</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>