<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="98202">
<titleInfo>
<title>Terbuka kepada Allah:</title>
<subTitle>Lectio Divina dan kehidupan sebagai doa</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Benner, David G.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Papua Barat</placeTerm></place>
<publisher>Pelihat</publisher>
<dateIssued>c2022</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>216 p.; 21 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Umumnya orang Kristen ingin mengalami transformasi rohani. Tapi nyatanya doa dialami sebagai beban tugas dan kegagalan. Kita perlu menemukan doa bukan saja sebagai komunikasi dengan Allah - tetapi sebagai komune/persekutuan. Dengan membuka diri kepada Dia, Allah mengerjakan transformasi di dalam kita.

David Benner, pengarah spiritual dan psikolog, mengundang kita menemukan keterbukaan kepada Allah sebagai esensi doa, kerohanian dan kehidupan kristen. Seluruh kehidupan dapat menjadi doa apabila diserahkan kepada Allah dalam iman dan keterbukaan. Dengan memakai empat gerak dalam Lectio Divina, Benner menelusuri doa sebagai menghadiri, merenungkan, merespons, dan keber-ada-an. Dalam penelusuran ini ia juga membukakan bagi kita ragam realitas kemungkinan bersekutu dengan Allah: berdoa dengan indra kita, dengan imajinasi, dengan musik dan kreativitas, dalam kontemplasi, dalam layanan dan banyak lagi lainnya. Belajarlah doa yang menjadi jalan hidup, melampaui kata-kata menjadi seorang yang bukan hanya berdoa tetapi yang seluruh kehidupannya adalah doa dalam persekutuan dengan Allah.</note>
<subject authority=""><topic>Kehidupan kristen - aspek religi - kekristenan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Doa - kekristenan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Alkitab</topic></subject>
<classification>248.32</classification><identifier type="isbn">9780830846863</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>248.32 Ben t</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">07202201410</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>248.32 Ben t</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">07202201411</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>248.32 Ben t-2</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>98202</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-07-18 10:40:58</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-07-18 10:42:42</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>