|
Daftar isi:
- Kitab Yudit: Kemenangan kaum perempuan atas kaum laki-laki?
- Resurrection and comunity of Jesus in history
- Ekumenisme berdasarkan Meister Eckhart dan IBN Al'-Arabi yang dikembangkan dari when mystic maters meet
- Pertobatan: Jalan manusia menemukan keindahan yang sejati
- Management dalam gereja katolik: Ya atau tidak?
- Persoalan jatidiri manusia dalam konstelasi etika buddhis
- Penghayatan ekaristi umat paroki Santo Yohanes Rasul Somohitan menurut Kevin W. Irwin
- Gutierrez dan teologi pembebasan
- Efektivitas pemanfaatan dana APP di paroki Santo Yohanes rasul Wonogiri tahun 2010-2011
- Internet dan pewartaan dalam pesan Paus untuk hari komunikasi seduania 2002-2016
- Identitas keluarga kristiani di hadapan budaya konsumerisme
- Memahami nilai dan moral donasi organ
- Gereja dan dialog budaya bercerminkan pada misi Paulus
- Metode menafsirkan kitab suci menurut origenes, observasiatas homili origenes tentang Yesaya 7, 10-15
- Etika bioteknologi modern
- Correptio fraterna sebagai sarana mengembangkan komunitas religius
- Dua jalan percobaan untuk menanggapi fundamentalisme agama
- Nabi sebagai manusia politis dalam kenabian Yesaya dan Yeremia
- Teologi Rahmat dengan paradigma 'kebebasan'
- Perang yang adil menurut gereja katolik
- Upaya inkulturasi liturgi terhadap praktik ritual siraman pada tradisi mitoni
- Memaknai 'kenduren' secara kristiani dalam perspektif filsafat simbol
- Universalism aspect of double delegation in Luke 7:1-10
- Mencintai bumi sebagai rumah bersama seluruh ciptaan berdasarkan pemikiran para bapa gereja
- The Calvin's spirituality of mercy and the task of reformation today
- Refleksi teologi Dietrich Bonhoffer melawan sepak terjang Nazi-Hitler
- Kepemimpinan rohani dan Rasuli dalam perspektif Ignatian
|