<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="97414">
<titleInfo>
<title>Pengudusan emosi</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Tong, Stephen</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Momentum</publisher>
<dateIssued>2014</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cetakan kelima</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>367 p.; 21 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Salah satu pekerjaan Roh Kudus yang terpenting, selain mencerah kan kita, memperanakkan kita, dan bersaksi dalam hati kita bahwa kita anak-anak Allah, adalah memimpin dan menguduskan kita dalam seluruh perjalanan hidup kita mengikut Tuhan. Pengudusan ini mencakup ketiga unsur dasar pembentukan pribadi kita yang paling hakiki, yaitu pikiran, emosi, dan kemauan. &#34;Jikalau pikiran kita dipe nuhi oleh firman, emosi kita diselaraskan dengan emosi Tuhan (mencintai yang dicintai Tuhan, membenci yang dibenci Tuhan), dan kemauan kita dipimpin oleh kehendak dan rencana Tuhan, maka kita berjalan di dalam pimpinan Roh Kudus, Inilah kehidupan Kristen yang diajarkan oleh Theologi Reformed.&#34;

Buku ini membahas pengudusan emosi orang Kristen. Walaupun merupakan karunia Tuhan yang baik, emosi tidaklah netral, karena bisa mendorong kita pada hidup yang diperkenan Tuhan ataupun hidup yang berdosa - tergantung siapa yang mengendalikan emosi kita, sebelum emosi itu mengendalikan kelakuan kita. Itulah sebabnya emosi kita harus dipimpin dan dikuduskan oleh Roh Kudus. &#34;Pengudusan emosi ini sangat krusial karena secara pasti akan mengakibatkan kesuksesan atau kegagalan hidup kita sebagai seorang Kristen.&#34;</note>
<subject authority=""><topic>Emosi - Aspek religius - Kekristenan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Khotbah - teks</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kehidupan kristen</topic></subject>
<classification>248.4</classification><identifier type="isbn">9786021603536</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>248.4 Ton p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">02202200950</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>248.4 Ton p</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">09202201493</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>248.4 Ton p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Pengudusan_emosi.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>97414</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2022-02-25 19:27:24</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-09-07 15:57:26</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>