Book's Detail
| Fajar | |
|---|---|
|
"Mengapa aku harus membencimu, John Dawson? Karena umatku tak pernah tahu bagaimana caranya membenci. Tragedinya, sepanjang abad, dapat dijelaskan berdasarkan kealpaan rasa kebencian itu di dalam hidupnya. Akibatnya, mereka dibasmi dan dihina. Satu-satunya kesempatan kami, dewasa ini, John Dawson, ialah untuk mengetahui bagaimana caranya membenci, mempelajari seni serta kebutuhan membenci itu." Buku ini sarat kisah-kisah maupun ide-ide dari tradisi Yahudi Eropa Timur, tradisi Hassidik. Menurut tradisi itu, dunia manusia ini terkadang dikunjungi oleh para pesuruh Tuhan dari alam lainnya, misalnya Nabi Elia, sang Malalaikat Maut atau Meysula (yaitu sang pembawa kodrat). |
|
| Statement of Responsibility | |
| Author(s) | Wiesel, Elie - Personal Name |
| Edition | |
| Call Number | 940.547243 Wie f |
| ISBN/ISSN | 979461078X |
| Subject(s) | Wiesel, Elie Tawanan Perang - Jerman |
| Classification | 940.547243 |
| Series Title | |
| GMD | |
| Language | Indonesia |
| Publisher | Yayasan Obor Indonesia |
| Publishing Year | 1991 |
| Publishing Place | Jakarta |
| Collation | v 107 p.; 17 cm |
| Specific Detail Info | |
| File Attachment | LOADING LIST... |
| Availability | LOADING LIST... |
