<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="96420">
<titleInfo>
<title>Rasio bagi iman:</title>
<subTitle>Filsafat melayani theologi</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Oliphint, K. Scott</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Momentum</publisher>
<dateIssued>2019</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>xvi, 336 p.; 24</extent>
</physicalDescription>
<note>&#34;Kabar baik filosofis bagi orang Kristen&#34;  
Filsafat mengajukan pertanyaan dan masalah yang sering dianggap mengacaukan iman Kristen.  Orang Kristen tidak perlu menghindar dari diskusi ini.  Ada &#34;kabar baik filosofis bagi orang Kristen,&#34; kata K. Scott Oliphint.  Posisi Kristen adalah &#34;bukan alternatif yang masuk akal,&#34; tetapi &#34;posisi yang konsisten, diajukan, dan sekaligus masuk akal yang mampu menawarkan solusi untuk yang diajukan.&#34;  

&#34;Buku yang bagus. Jika diberi perhatian yang layak, Rasio bagi iman seharusnya mengubah diskusi dalam hal-hal yang dikaitkan dengan rasio mulai sekarang. Oliphint berinteraksi dengan banyak pertanyaan utama yang diajukan dalam bidang metafisika, epistemologi, dan etika, dan dalam setiap kasus  menunjukkan dirinya sangat menguasai masalah-masalah tersebut.Yang paling penting, ia mampu menunjukkan bagaimana teologi dalam tradisi Reformasi memberikan satu-satunya dasar yang kredibel untuk menyelesaikan masalah tersebut Rasio bagi Iman tidak akan membiarkan siapa pun acuh tak acuh, dan banyak orang akan sangat berterima kasih  terima kasih.&#34;  
--William Edgar, profesor apologetika dan koordinator departemen, Westminster Theological Seminary, Philadelphia</note>
<subject authority=""><topic>Kekristenan - filsafat</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Apologetika</topic></subject>
<classification>261.5</classification><identifier type="isbn">9786023930852</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>261.5 Oli r</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">08202100472</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>261.5 Oli r</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>96420</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-12-10 11:18:04</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-12-10 11:27:30</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>