<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="96321">
<titleInfo>
<title>Filsuf-filsuf besar tentang manusia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dr. P.A Van der Weij</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Gramedia Pustaka Utama</publisher>
<dateIssued>1991</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet 2</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>vii, 187 p,; 21 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>DUA pertanyaan pokok yang akan kita hadapi selama kita membaca serangkaian pemikiran filsuf-filsuf besar tentang manusia ini. Pertama, apakah hidup kita sekarang masih mempunyai makna? Dan kedua, kalau masih ada, makna yang bagaimana? Dua pertanyaan itu timbul dari kegeli sahan eksistensial masa kini ketika kita dikejar-kejar oleh bayang-bayang hari esok, yang kita beri nama &#34;pemba ngunan&#34;. Pengalaman &#34;pembangunan&#34; sudah pernah dialami masyarakat Barat, yang menjadi bahan refleksi intensif dua puluh filsuf dari Plato sampai Teilhard de Chardin, seperti terekam dalam buku ini.

Buku ini, hasil karya seorang ahli filsafat Belanda, dapat menjadi cermin bagi kita untuk lebih memahami persoal an-persoalan kehidupan yang sebenarnya yang kita hada pi. Bertolak dari sejarah filsafat Barat tentang manusia dengan orientasi kritis-rasional sekaligus membedakan diri dari orientasi ilmiah-positif dan orientasi teologis pengarang berhasil menunjukkan persoalan-persoalan etis. Singkatnya, isi buku ini berwajah tiga: sebuah ringkasan sejarah filsafat Barat, dengan fokus utama pada refleksi filsafat manusia, yang diperkaya dengan dimensi etis.

Buku yang ditulis secara populer, tetapi dengan uraian yang mendalam ini terutama ditujukan kepada komunitas intelektual, yang tidak mendapat pendidikan khusus di bidang filsafat.</note>
<subject authority=""><topic>Filsuf-filsuf Besar Tentang Manusia</topic></subject>
<classification>921</classification><identifier type="isbn">9794033928</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>921 Wei f</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">02202200673</numerationAndChronology>
<sublocation>Textbook</sublocation>
<shelfLocator>921 Wei f</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Filsuf-filsuf_Besar_Tentang_Manusia.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>96321</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-11-15 19:38:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2022-02-22 16:26:45</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>