<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="96186">
<titleInfo>
<title>Pendidikan yang berkebudayaan:</title>
<subTitle>Histori, konsepsi, dan aktualisasi pendidikan transformatif</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Latif, Yudi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Gramedia Pustaka Utama</publisher>
<dateIssued>2020</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 2</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>xvi, ill. 424 p.; 23 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Apakah pendidikan bisa dipisahkan dengan kebudayaan? Apakah keduanya sebenarnya satu mata uang yang sama dengan dua sisinya untuk laku kehidupan ini? Buku Pendidikan yang Berkebudayaan dari Yudi Latif menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar itu dengan menyumberkan pada Ki Hadjar Dewantara dengan visi pendidikannya sebagai proses belajar menjadi manusia seutuhnya untuk dipelajari dan dikembangkan seluruh hidup. Prof. Dr. Mudji Sutrisno, SJ (Guru Besar STF Driyarkara, Dosen Pascasarjana UI, Budayawan).

&#34;Mengamati  karya-karya tulis Yudi Latif, saya melihat ada tiga ciri yang mengemuka. Satu, ditulis secara serius, kritis, mendalam, dengan pendekatan akademis.Dua, menggali akar-akar dan warisan intelektual nusantara, diperkaya dan dibandingkan dengan pemikiran tokoh-tokoh dunia dalam bidang kajian yang sama. Tiga, menempatkan semangat keindonesiaan dan kemanusiaan sebagai ruh dan tujuan praksis.

Buku ini muncul pada waktu yang tepat. Yudi Latif memberikan peta jalan baru di saat orang lain mungkin masih sibuk dan belum selesai dengan agenda perebutan politik dan kekuasaan. Tanpa cetak biru dan peta jalan pendidikan yang visioner untuk mengendalikan perubahan, bangsa ini akan selalu terpinggirkan dan kalah dalam persaingan&#34; (Prof.Dr.Komaruddin Hidayat, Rektor Universitas Islam Internasional Indonesia)</note>
<subject authority=""><topic>Pendidikan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Transformatif</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Konsepsi</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Histori</topic></subject>
<classification>370.115</classification><identifier type="isbn">9786020647197</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>370.115 Lat p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">08202100231</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>370.115 Lat p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>96186</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-10-08 15:57:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-29 16:15:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>