Book's Detail
Kalo Tuhan tahu, ngapain kita minta?

Kalau ibu lagi enggak punya duit, saudara berdoa memintanya dari Tuhan. Sebelum saudara minta Tuhan sudah tahu saudara lagi bokek. Iya enggak? Kalau kita sakit, sebelum kita minta, Tuhan sudah tahu kita sakit, kan? Tetapi mengapa kita meminta, karena toh Dia sudah tahu? Saya seringkali mendengar orang berdoa begini : Banyak lagi yang kami mau minta, ya Tuhan, tetapi Engkau sudah tahu. Lho, ngapain minta kalau gitu, kan? Kalau seperti itu sih, mending ngucapin doa yang lebih efisien, misalnya : Tuhan, Engkau sudah tahu, Amin.

Mengapa kita masih meminta kepada Tuhan, jika Dia Mahatahu? Ketika Pendeta Raprap mengajukan pertanyaan itu, ia tidak sedang mengajukan masalah teologi atau filsafat yang rumit. Dengan pertanyaan ini, dan berbagai khotbah lain dalam buku ini, ia berbagi mutiara iman yang menjadi inti kehidupan orang Kristen.

Melanjutkan buku sebelumnya, di dalam kumpulan khotbah ini, Pendeta Raprap mengajak pembaca menikmati kedalaman sentuhan Firman Tuhan. Khotbah di dalam buku ini lugas karena tidak menggunakan bahasa yang berbunga-bunga atau bahasa tinggi. Khotbah dalam buku ini juga kritis karena sering mengajak pembaca mempertanyakan asumsi yang keliru. Khotbah tersebut juga tepat sasaran karena langsung menyapa problem kehidupan dan iman pendengar. Dan, tentu saja, khotbah Pendeta Raprap juga jenaka karena memang sudah dari sononya begitu. Di tengah berbagai kepenatan dan problem yang mengimpit kehidupan keseharian kita, khotbah-khotbah pendeta Raprap terasa segar dan menguatkan.

Statement of Responsibility
Author(s) Raprap, L. Z. - Personal Name
Edition Cet. 8
Call Number 252 Rap k
ISBN/ISSN 9789796876334
Subject(s) Khotbah (kristen)
Classification 252
Series Title
GMD Print
Language Indonesia
Publisher BPK Gunung Mulia
Publishing Year 2017
Publishing Place Jakarta
Collation x, 128 p. ; 21 cm
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...