<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="91373">
<titleInfo>
<title>Menghantar kekasih ke rumah Bapa</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siahaan-Hutauruk, Shanty</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>BPK Gunung Mulia</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 2</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>vii, 89 p. ; 18 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Buku ini merupakan kesaksian yang mengharukan tentang pergumulan penulis saat mendampingi suami tercinta ketika menghadapi skuamosa kanker yang menyerang rahang yang mematikan. Hari-hari yang dilalui penulis bersama kedua anaknya penuh dengan perjuangan, tiada hari yang mereka lalui tanpa menyaksikan orang yang mereka cintai ini mengerang kesakitan demikian penulis ungkapkan. Doa dan harapan untuk kesembuhan bagi suami dan ayah tercinta terpanjat setiap saat. Sanak saudara, keluarga dan sahabat-sahabat dengan setia mendukung dengan doa, sehingga penulis dapat bertahan menghadapi ujian yang berat ini. Selain doa berbagai cara penulis tempuh demi kesembuhan suami tercinta. Melalui penyinaran, bahkan dengan cara alternatif memakai teori ozon yang dimasukkan ke dalam tubuh melalui infus, juga kemoterapi dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker yang telah sampai pada stadium terminal, akhir. Semua itu dilalui dengan penuh kesakitan dan kemungkinan untuk sembuh sangat kecil, namun dengan iman dan keyakinan penuh penulis berharap terjadi mukjizat Tuhan. Ternyata mukjizat Tuhan tidak selamanya berupa kesembuhan secara fisik. Hal ini akhirnya penulis imani seiring dengan pemahaman akan kasih Tuhan terhadap sang suami. Pada saat segala cara ditempuh dan seluruh doa terpanjat demi kesembuhan bagi suami tercinta, Tuhan berkehendak lain. Manusia berencana, tetapi Tuhanlah yang berkehendak. Dengan kekuatan yang daripada-Nya, penulis dapat mempersiapkan diri dan juga kedua anaknya untuk menghantar suami dan ayah tercinta memenuhi panggilan Bapa di surga.</note>
<subject authority=""><topic>Kesaksian hidup - kekristenan</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Kehidupan kristen</topic></subject>
<classification>248.5</classification><identifier type="isbn">9789796872848</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>248.5 Sia m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">08201800699</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>248.5 Sia m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Menghantar_kekasih_ke_rumah_Bapa.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>91373</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-10-10 08:44:11</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2018-10-22 12:43:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>