|
YANG HILANG YANG DITEMUKAN - BERJUMPA DENGAN ALLAH YANG HIDUP
Aku pernah hilang, tetapi aku telah ditemukan. "Kata-kata ini mungkin telah menjadi himne yang bergema dari generasi ke generasi. Sejarah mencatat, banyak tokoh dunia terkenal yang sebelumnya "bukan apa-apa". Dalam Alkitab pun demikian Yakub, Daud, Mefiboset, Ayub, Yosia, Petrus, Nikodemus, Kornelius, Ananias dan Saulus. Si lumpuh yang diturunkan dari atap rumah, si kusta yang disembuhkan, Perempuan yang kedapatan berzina, Perempuan yang sakit pendarahan, hingga pencuri yang disalib bersama Yesus, adalah mereka yang pernah "hilang" - seperti si bungsu dalam perumpamaan Yesus yang terkenal : Si Anak Hilang
Mereka dan banyak lagi tokoh-tokoh lain, adalah orang-orang yang pernah kehilangan makna hidup karena berbagai ketidakberdayaan fisik maupun rohani, tetapi kemudian "ditemukan" oleh Allah dan Allah lalu menunjukkan bahwa keberadaan mereka sungguh berharga bagi orang lain, orang banyak, bahkan bagi sejarah pengabaran Firman Allah
Dengan gaya berkisah layaknya fiksi popoler - Max Lucado - sang penulis - membuat mereka "hidup" dan seakan mengada di zaman ini. Mereka adalah juga kita sendiri : orang-orang yang kalah, tak berdaya, penuh dosa, penyakitan, dan hampir (atau sudah ?) menyerah. Hidup mereka beranalogi dalam hidup tokoh-tokoh masa kini (atau beberapa tahun / abad lalu) yang telah memberi hidup baru bagi banyak orang. Bahkan, sang penulispun menguak, bertapa dia sendiri pun tak luput dari pengalaman "hilang" dan "ditemukan" tersebut. Buku ini adalah kelanjutan dari buku Aktor-Aktor Allah karya penulis yang sama. Mari, ikutilah perjalanan sang master storyteller menemukan aktor-aktor sejati yang dipilih Allah untuk mewartakan betapa Dia sungguh adalah Allah Yang Hidup. Ikutilah Max Lucado menemukan : Anda yang merasa diri "bukan apa-apa" sesungguhnya begitu berharga bagi Allah.
|