|
Ada sekitar 126.000 aborsi dilakukan setiap hari. Itu berarti bahwa setiap kedipan mata Anda, seseorang melakukan aborsi. (Jangan Gugurkan Aku!, hlm. 167)
Di Indonesia, terdapat 2,6 juta kasus aborsi setiap tahun. Sebanyak 700.000 pelaku aborsi itu adalah remaja atau perempuan berusia di bawah 20 tahun. ("Tiap Tahun 700.000 Remaja Lakukan Aborsi", Kompas.com, 4 Juli 2009)
Apa reaksi Anda ketika membaca angka-angka ini? Ngeri, terganggu, dan sedih? Buku ini lahir dari pengalaman pahit dari penulis yang pernah dua kali mengaborsi janin di kandungannya. Namun, ia bangkit dari rasa bersalah dan kesedihan yang disembunyikannya selama 21 tahun. Ia kini bukan hanya membagikan kesaksian akan Allah yang mengampuninya, tetapi juga mengumpulkan kesaksian dari orang-orang yang pernah secara langsung atau tidak langsung terlibat dalam tindak aborsi: para perempuan, orangtua, suami, anak, rekan, kerabat, dan lainnya. Mereka bersaksi tentang tragedi yang menghantui kehidupan, pengampunan yang mereka peroleh dan mereka berikan, serta upaya bangkit kembali melanjutkan kehidupan.
Ditulis dengan gaya menarik dan intim, buku ini bukan hanya berisi kesaksian mengenai tragedi, pengampunan, dan proses pemulihan, tetapi juga pantulan wajah Allah yang muncul dalam denyut kehidupan para janin yang masih berusia muda, yang berteriak kepada orang-orang di sekitarnya: "Jangan gugurkan aku!" Inilah buku yang mengajak kita menghargai dan menghormati Allah sebagai sang pencipta dan empunya kehidupan.
|