<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="90113">
<titleInfo>
<title>Making sense of God = Allah yang masuk akal</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Keller, Timothy</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Grand Rapids</placeTerm></place>
<publisher>Mitra Pustaka dan Literatur Perkantas Jawa Barat</publisher>
<dateIssued>2017</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>359 p. ; 21 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Mungkin sudah waktunya untuk memikirkan ulang pandangan Anda tentang Allah?

Kita hidup dalam zaman yang menghargai pemikiran empiris, perkembangan manusia, dan hak bagi semua orang untuk menentukan ekspresi mereka yang paling otentik dari makna, tujuan dan sukacita. Jadi, apakah konsep tentang Allah atau sebuah kuasa yang lebih tinggi masuk akal? Apakah iman dan agama menawarkan sesuatu yang bernilai?

Dalam buku baru yang menggugah pemikiran ini, pendeta dan penulis buku terlaris New York Times, Timothy Keller, mengundang orang-orang yang belajar filsafat sekular dan mereka yang skeptis terhadap iman dan agama secara umum untuk melihat bahwa Allah orang Kristen tetap masih masuk akal. Bagaimana jika kekristenan ternyata bisa memberi kita sumber daya yang tak terbayangkan untuk menjawab semua pertanyaan tentang kepuasan, kebebasan pribadi, keadilan, dan harapan?

Ditulis bagi mereka yang masih mencari iman dan orang sekular yang skeptis, penjelasan buku ini tentang nilai dan pentingnya kekristenan menjadi lebih relevan dari sebelumnya</note>
<subject authority=""><topic>Skeptisisme</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Apologetika</topic></subject>
<classification>239</classification><identifier type="isbn">9786021302439</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>239 Kel m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">02201800271</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>239 Kel m</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">08202400047</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>239 Kel m-2</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>90113</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2018-02-07 15:48:26</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-12 16:29:36</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>