|
Daftar isi:
- Misi perkotaan
- Kitab kejadian dalam persfektif teologi perjanjian lama
- Christianity and frailty of the son = kekristenan dan kerapuhan anak Allah
- Jangkauan penebusan kristus
- Tinjauan tentang ajaran sesat dalam Yohanes
- Penyelesaian masalah dalam etika kristen
- The real thing
- Paradigma kitab Pengkhotbah tentang makna kehidupan yang terlepas dari kesia-siaan
- Dasar alkitabiah tentang penginjilan
- Pelaksanaan pendidikan gereja melalui pedalaman alkitab
- Sistem pengorbanan di kitab Imamat 1:1-7-38 dalam bahasa Indonesia yang komperehensif, sebuah pengantar
- Spritualitas kristiani yang membebaskan di tengah tuntutan moral yang membatasi
- Tensions between value traditionalism, modernism, post-modernism and connection with mission church
- Elasticity of christian identity
- Prakondisi janji tentang Hebron
- Formulasi doktrin trinitas pada masa bapa gereja
- KOnsep pernikan kristen berdasarkan kitab Kejadian 2:18-25
- Teologi pembebasan yang berpihak kepada kelompok marginal
- The historical "early church"
- Spiritualitas penderitaan Ayub mempertanyakan eksistensi Allah
- Time and existence: Is there time for everything?
- Apologia terhadap klaim kristen tentang ketaksalahan Alkitab
- Persepsi jemaat GKMI lamper mijen mengenai penggunaan musik gamelan dalam ibadah jemaat
- Problematika perampasan kebun anggur Nabot dalam 1 Raja-raja 21:1-29
- Biodata para penulis
|