<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="88755">
<titleInfo>
<title>Merayakan hidup:</title>
<subTitle>pemahaman kitab Pengkhotbah tentang kesia-siaan segala sesuatu</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Darmaputera, Eka</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>BPK Gunung Mulia</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 1</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>ix, 125 p. ; 21 cm</extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Seri pemahaman Alkitab</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>Sebagai gembala, Eka Darmaputera setia membawakan Pemahaman Alkitab setiap hari Selasa di Gereja Kristen Indonesia Bekasi Timur. Rekaman dari pembahasan perikop berbagai kitab itu dibukukan dalam Seri Pemahaman Alkitab Eka Darmaputera ini. Warisan yang berharga ini diharapkan dapat menjadi sumber pemahaman bagi seluruh umat Kristen yang haus kebenaran firman Tuhan.

Hidup manusia selalu menuju pada kematian. Kematian adalah sebuah kepastian; sebuah kenyataan yang tidak terelakkan. Siapapun dan bagaimanapun keadaan kita, cepat atau lambat, suka atau tidak suka, kita semua akan diperhadapkan pada kematian. Kenyataan kematian yang harus dihadapi oleh setiap manusia menunjukkan bahwa hidup itu terbatas dan fana. Dalam keterbatasan dan kefanaan hidup itu, mungkinkah manusia bisa menemukan sukacita dan makna yang membuat hidup ini layak untuk terus dihidupi? Mungkinkah manusia bisa merayakan hidup di tengah segala sesuatu yang terus terjadi berulang dan tampak sia-sia? Kohelet mengajak kita merenungkan semua pertanyaan itu dengan berpijak atas perenungannya sendiri tentang kehidupan dalam Kitab Pengkhotbah.

Buku ini mengupas Kitab Pengkhotbah secara mendetail. Sebanyak â€¦ perikop di dalamnya ditelusuri secara teoretis dan kritis, dengan relevansinya terhadap kondisi jemaat sekarang ini yang juga sering menghadapi permasalahan-permasalahan yang mirip dengan yang dihadapi oleh Kohelet. Dengan penjelasan yang menggunakan bahasa populer, buku ini bisa menjadi pedoman PA dan bahan renungan yang baik untuk setiap jemaat yang rindu mendalami firman Tuhan.</note>
<subject authority=""><topic>Kitab Perjanjian Lama - Pengkhotbah</topic></subject>
<subject authority=""><topic>Alkitab - pemahaman</topic></subject>
<classification>220.7</classification><identifier type="isbn">9786022310907</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>220.7 Dar m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">05201700143</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>220.7 Dar m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>merayakan_hidup.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>88755</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-06-06 09:58:37</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-06-06 10:00:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>