<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="86613">
<titleInfo>
<title>Pembunuhan yang tak beralasan:</title>
<subTitle>Penyakit jiwa atau kerasukan setan</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Sumrall, Lester</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Malang</placeTerm></place>
<publisher>The Bible institute colportage ass'n.</publisher>
<dateIssued>2001</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition>Cet. 3</edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>143 p. ; 19 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Pembunuhan yang tak beralasan. Apa artinya?

Dengan menggunakan istilah pembunuhan yang tak beralasan, yang saya maksudkan adalah suatu tindakan sadis oleh seseorang untuk membinasakan orang lain (atau orang banyak) tanpa penyebab yang jelas. Si korban adalah orang asing atau orang yang tidak pernah bercekcok dengannya. Ia membunuh hanya karena suatu dorongan di dalam dirinya. Dorongan itu berkata, “Binasakan,” maka ia membinasakan. Sering kali tindakan sadis yang membinasakan ini meminta nyawa wanita-wanita, anak-anak dan orang-orang tua yang tidak bersalah.

Telah ada kasus pembunuhan yang tak beralasan sepanjang abad, tetapi pada zaman ini ada peningkatan yang mengerikan dan kejahatan semacam itu. Tindak kekerasan bertambah dengan luar biasa cepatnya di Amerika Serikat. Tahun sebelumnya bertambah dengan 10%.

Mengapa seorang manusia membunuh yang lain?

Pembunuhan yang tak beralasan menjadi teka-teki penguasa-penguasa pengadilan dan pemerintahan. Bagi para hakim, para pengacara dan para juri dalam pengadilan perkara pidana, tampaknya jalan keluar yang mudah adalah mengeluarkan keputusan bahwa pelakunya “berpenyakit jiwa.”

Pada halaman-halaman berikut, saya berusaha menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Saya meminta Anda untuk membaca kata-kata ini dengan hati yang terbuka bagi kebenaran. Pokok persoalannya tidak menyenangkan, tetapi untuk mencapai suatu jalan keluar, Anda harus bersedia menghadapi masalahnya.

Pembunuhan yang Tak Beralasan Apakah Karena Penyakit Jiwa atau Karena Kerasukan Setan?</note>
<subject authority=""><topic>Ganguan jiwa  - Okultisme - Aspek religi - Kristen</topic></subject>
<classification>133</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>133 Sum p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">08201605065</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>133 Sum p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>P009.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>86613</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-09-05 12:05:13</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-09-05 12:05:47</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>