| Setengah pecah setengah utuh | |
|---|---|
|
Tidak ada kehidupan yang begitu sempurna untuk dijalani, bahkan penuh dengan lika-liku yang semakin memberi kita makna yang sesungguhnya. Semakin seseorang dihadapkan kepada suatu masalah, semakin dia terlatih untuk menghadapi masalah yang lebih besar lagi. Itu sebabnya, pengalaman memang menjadi guru yang terbaik jika mampu ditarik hikmah dan pembelajarannya. Ibarat seseorang hendak membuat sebuah kue yang enak, dengan bahan dasar beberapa telur, maka telur tersebut harus dipecahkan dan diaduk terlebih dahulu baru dapat dibuat menjadi komposisi kue yang enak. Tanpa dipecahkan, tidak mungkin telur tersebut dapat langsung dipakai sebagai adonan kue. Kehidupan pun demikian, ada kalanya kita diizinkan Sang Pencipta untuk mengalami kehidupan yang “pecah” terlebih dahulu, seperti masalah dan pergumulan hidup, agar bisa menjadi manusia yang bernilai dan menghargai kehidupan dan setiap kesempatan yang masih diberikan. |
|
| Statement of Responsibility | |
| Author(s) | Marpaung, Parlindungan - Personal Name |
| Edition | Cet. 6 |
| Call Number | 158.2 Mar s |
| ISBN/ISSN | 9786027596030 |
| Subject(s) | Hubungan antar pribadi Kisah inspiratif Anekdot |
| Classification | 158.2 |
| Series Title | |
| GMD | |
| Language | Indonesia |
| Publisher | Esensi |
| Publishing Year | 2014 |
| Publishing Place | Jakarta |
| Collation | xxii, il. 329 p. ; 18 cm |
| Specific Detail Info | |
| File Attachment | LOADING LIST... |
| Availability | LOADING LIST... |
