<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="65159">
<titleInfo>
<title>Integritas Pemimpin Pastoral</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Yosafat B.</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Andi</publisher>
<dateIssued>2010</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent>viii, 237 p. ; 21 cm</extent>
</physicalDescription>
<note>Semua bidang pekerjaan manusia memerlukan kualifikasi agar hasil pekerjaan memuaskan dan maksimal. Terkait dengan kepemimpinan pastoral, ternyata gelar, keahlian, dan kecerdasan belum cukup. Masalah lain juga akan muncul karena belum tentu para pemimpin tersebut menjalankan tugas dan tanggung jawab pastoral secara baik dan benar. Untuk itu, pemimpin pastoral harus mempunyai integritas. Inilah yang dibutuhkan jemaat

Gereja membutuhkan pemimpin pastoral yang profesional dan mempunyai kualitas spiritual yang layak diteladani. Semua itu merupakan atribut yang membantu efektivitas kepemimpinan dalam jemaat dan menjadi syarat kepemimpinan secara etis karena jemaat akan melihat sosok pemimpin yang patut mereka teladani.

Dalam Integritas Pemimpin Pastoral Anda akan mengetahui bahwa ada banyak tokoh yang dapat dijadikan panutan untuk menjadi pemimpin. Namun, teladan kepemimpinan yang tak bercela adalah Yesus. Dia memakai gaya kepemimpinan model servanthood leadership. Dengan model ini, Anda akan dituntun untuk menjadi pemimpin yang menjadi hamba atau menghambakan diri. Setiap pemimpin pastoral seyogyanya menggunakan model ini ketika. menjalankan tugas dan tanggung jawab. Oleh karena pertumbuhan jemaat akan menjadi signifikan, para pemimpin pastoral masa kini dan nanti harus dan terus menjadikan Tuhan Yesus sebagai model dan figur pemimpin pastoral yang la diteladani.</note>
<classification>262.1</classification><identifier type="isbn">9789792918595</identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan STTB Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>262.1 Yos i</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I11000105</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>262.1 Yos i</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">05201700270</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>262.1 Yos i-2</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Integritas_Pemimpin_Pastoral.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>65159</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-17 14:12:39</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-06-12 11:33:12</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>