<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="55716">
<titleInfo>
<title>Memahami perjanjian baru :</title>
<subTitle>pengantar historis-teologis</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>John Drane</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>PT BPK Gunung Mulia</publisher>
<dateIssued>1996-2016</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">en</languageTerm>
<languageTerm type="text">English</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Konsep teologis apa yang melatari pemberian tanah Kanaan? Adakah konsep pemerintahan yang ideal atas dasar kegagalan dan kesuksesan pemerintahan raja-raja di Israel? Bagaimana memahami Yerusalem sebagai kota Allah? Bagaimana nabi-nabi memberi kontribusi bagi transformasi masyarakat secara sosial maupun spiritual? Pertanyaan-pertanyaan ini mewakili pokok-pokok teologis yang diangkat di dalam buku ini. Namun, semuanya ini didorong oleh keinginan untuk memahami suara Allah di masa silam bagi umat Kristen di masa kini. MeIalui buku ini, Christoph Barth dan Marie-Claire Barth mengangkat segi-segi penting seputar teologi Perjanjian Lama. Setelah beberapa tahun berselang, dengan mempertimbangkan isu-isu yang berkembang dalam abad ini, Marie-Claire Barth merevisi buku ini dan menyuguhkannya kepada kita dengan harapan agar: umat Kristen memiliki petunjuk untuk persoalan yang tetap relevan, misalnya hak atas tanah, pemerintah yang adil, peribadahan, hubungan antara Allah dan umat pilihan-Nya dan harapan untuk masa depan dan menggumulinya dalam terang kedatangan Yesus Kristus.

Christoph Barth, anak dari Karl Barth, lahir pada tahun 1917. Beliau adalah seorang pendeta jemaat dan juga seorang doktor teologi. Pernah menjadi dosen di Sekolah Teologi di Banjarmasin (1947-1952), STT Jakarta (1953-1965) dan Universitas Mainz (1967-1979). Beliau wafat pada tahun 1986.

Marie-Claire Barth-Frommel adalah istri dari Christoph Barth; lahir pada tahun 1927 di Jenewa, Swis. Aktif terlibat dalam beberapa lembaga seperti Sekretaris Gerakan Mahasiswa Indonesia (1956-1961) dan dosen pembantu di SiT Jakarta dan di Ambon, penasihat Persekutuan Kristen Indonesia di Eropa, sekretaris . pelayanan wanita Zending Basel dan juga pernah menjadi pendeta jemaat. Kini beliau tinggal di Basel, Swis dan masih terlibat dalam pelayanan misi.</note>
<subject authority=""><topic>Bible.,N.T., - Introductions</topic></subject>
<classification>225.61</classification><identifier type="isbn">9794159050</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>225.61 Dra m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">05201700050</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>225.61 Dra m-3</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>10511759_7476a027-756e-4c7f-b9df-f604495481be.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>55716</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-15 09:59:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-12-04 14:22:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>