|
Buku pelajaran ini akhirnya menyajikan sebuah survei Perjanjian Lama yang melampaui materi pokok untuk mahasiswa tingkat prasarjana. Buku ini berusaha mengimbangkan soal-soal sastra, sejarah dan teologi yang berkaitan dengan masing-masing kitab dan dengan Perjanjian Lama secara keseluruhan.
Bagian utama survei ini menguraikan tiap kitab Perjanjian Lama menurut kanon Alkitab kita. Informasi ini tidak sekadar menguraikan kembali materi Alkitab, tetapi berasumsi bahwa Alkitab dibaca juga sementara mempelajari survei ini. Survei ini terutama memusatkan perhatian pada tujuan dan pesan tiap kitab dan berusaha menunjukkan bagaimana struktur sastra tiap kitab telah digunakan untuk mencapai tujuan penulisnya.
Survei ini juga memperkenalkan berbagai masalah hermeneutik (umum dan khusus), sejarah (Israel dan Timur Dekat), arkeologi, kanon, geografi, teologi Perjanjian Lama (alkitabiah dan sistematik), dan metodologi kritik. Semua masalah ini diuraikan dalam bab-bab yang terpisah pada tingkat pengantar yang mendasar yang seakan-akan tak membiarkan pembaca mengabaikan hutan sementara ia berkeliling di antara pohon-pohon.
Ketika membicarakan persoalan-persoalan kritik yang berkaitan dengan tanggal dan penulis, survei ini menjauhi pendirian yang bersifat polemik. Dalam usaha untuk memperkuat pandangan mereka, Hill dan Walton mengandalkan bukti praduga. Komitmen mereka pada otoritas teks Alkitab telah menghasilkan sebuah karya yang khas injili, namun tidak selalu bersifat tradisional.
Survei ini telah dilengkapi dengan banyak peta, bagan dan gambar. Pada akhir tiap bab telah ditambahkan pertanyaan untuk studi dan sebuah daftar kepustakaan.
|