<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="47134">
<titleInfo>
<title>Verbum Dei (Alkitab :</title>
<subTitle>Firman Allah)</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Crampton, W. Gary</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Surabaya</placeTerm></place>
<publisher>Momentum</publisher>
<dateIssued>2000</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Alkitab: Firman Allah merupakan sumbangsih yang sangat berharga dari Gary Crampton bagi Gereja, yang sedang diperhadapkan kepada penyangkalan kaum liberal terhadap doktrin-doktrin yang agung dari Alkitab, di satu pihak, dan sikap reduksionis kaum Injili yang ironis terhadap Alkitab, di pihak yang lain. Fenomena terakhir ini, yang terlihat semakin nyata, benar-benar aneh. Jika di awal abad ini kita menyaksikan penyangkalan secara fundamental terhadap seluruh doktrin Kristen sehingga menyisakan hanya segenggam kecil &#34;hal- hal yang fundamental&#34;, maka pada pertengahan abad inj kita melihat reduksi terhadap doktrin Alkitab (inerransi), walaupun hal tersebut tidak sampai menyebabkan digantikannya isi ajaran Alkitab (sistem doktrin Kristen). Namun kini terjadilah hal yang lebih ironis, kaum Injili yang sama itu menunjukkan sikap yang skeptis terhadap doktrin-doktrin yang diajarkan oleh Alkitab mereka yang inerran itu. Sehingga kini kita menyaksikan &#34;opini&#34; yang satu merelatifkan &#34;opini&#34; yang lain, dan seterusnya, dan seterusnya. Gary Crampton mengingatkan kita untuk kembali kepada pandangan ortodoks masa lalu, sewaktu pandangan orang percaya mengenai Alkitab mencapai keagungan yang kokoh dan bukannya berakhir dalam kesia-siaan! la memanggil kita untuk kembali kepada kesetiaan semula dalam memahami Alkitab sebagaimana yang dilakukan oleh para Reformator. Kiranya kita dimampukan untuk memahami Firman Allah seutuhnya dan menikmati pemberitaannya - ba kemuliaan Allah.</note>
<classification>220.1</classification><identifier type="isbn">9798307682</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>220.1 Cra a</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I99003065</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>220.1 Cra a</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">01202600574</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>220.1 Cra a-2</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Verbum_Dei.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>47134</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-11 08:36:43</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-19 14:35:01</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>