Book's Detail
Lebih baik kita berteman saja

B aik anda sendiri yang mengucap kannya maupun keluar dari mulut kekasih anda, kata-kata ini mem- bentuk sebaris kalimat yang paling menakutkan yang pernah diucapkan. Anda terduduk sambil menggenggam serpihan- serpihan hati anda sementara waktu terus berlalu, meninggalkan anda begitu saja.

Sebagai seorang konselor, H. Norman Wright mengetahui bahwa ada banyak orang yang belum mempunyai pasangan karena pernah sakit hati akibat hubungan yang berantakan, yang secara bersamaan juga menghancurkan implan-impian mereka. Menurutnya ini adalah sebuah kehilangan yang tidak ada bandingannya.

Jadi bagaimana selanjutnya? Bagaimana anda menyatukan serpihan serpihan itu dan memulai segalanya lagi! Let's Just Be Friends akan menunjukkan:

Tanda-tanda peringatan dan alasan-alasan untuk mengakhiri sebuah hubungan Bagaimana menanggapi dan menerima putusnya sebuah hubungan Menemukan kembali "saya" sebagai pengganti "kita"

Kapan dan bogatmana caranya untuk "hanya berteman" Mempersiapkan diri untuk menjalani sebuah hubungan yang baru.

Anda bisa melepaskan diri dari "goncangan asmara," berupa emosi yang bercampur aduk, hilangnya kepekaan dan arah, perasaan hempa serta rasa bersalah, yang mungkin rasakan. Ada cara untuk menyembuhkan hati yang terluka. Bahkan ada sebuah n depan cerah yang menanti. Berjalanlah bersama konselor yang terpercaya Ini me tahap-tahap penyembuhan, penerimaan dan pertumbuhan.

Statement of Responsibility
Author(s) H.Norman Wright - Personal Name
Edition
Call Number 158.2 Wri l
ISBN/ISSN 9799701058
Subject(s) Kehidupan manusia
Classification 158.2
Series Title
GMD Print
Language Indonesia
Publisher Mitra Pustaka dan Literatur Perkantas Jawa Barat
Publishing Year 2003
Publishing Place Bandung
Collation
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...