<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="45552">
<titleInfo>
<title>Etika</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>K. Bertens</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"></placeTerm></place>
<publisher>Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama</publisher>
<dateIssued>1993</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Sebagai refleksi atas moralitas perilaku manusia, etika mempunyai tradisi yang panjang. Di zaman kita sekarang minat terhadap etika tidak berkurang, tapi justru bertambah besar, antara lain karena masalah-masalah moral baru yang ditimbulkan oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Apakah kita boleh memanipulasi kehidupan manusia (&#34;bayi ta- bung&#34;, eksperimen dengan embrio, rekayasa genetik, dan seterusnya)? Bagaimana tanggung jawab kita terhadap ling kungan hidup? Bukankah kita mempunyai kewajiban moral untuk mengubah pola perkembangan industri dan pola hidup perseorangan guna dapat menyelamatkan lingkungan hidup? Apakah senjata nuklir masih dapat diterima sebagai sarana legitim untuk membela diri? Apakah energi nuklir tidak membawa risiko terlalu besar bagi masa depan manu- sia untuk dapat dipergunakan dengan tenang dan aman? Itulah contoh beberapa pertanyaan berat yang dihadapi etika sekarang ini.

Dalam buku ini Dr. Kees Bertens-yang adalah direktur Pusat Pengembangan Etika, Universitas Atmajaya-menga- jak pembaca untuk menjelajahi seluruh wilayah etika. Per- tama dibahas tema-tema klasik seperti hati nurani, kebebas- an, tanggung jawab, nilai, norma, hak, kewajiban, dan ke utamaan. Lalu dibicarakan beberapa teori besar dari sejarah filsafat moral: hedonisme, eudemonisme, utilitarisme, dan deontologi. Akhirnya disajikan sekadar pengantar pada &#34;etika terapan&#34;, artinya, etika yang menyoroti bidang bidang khusus seperti dunia kedokteran, praktek bigni lingkungan hidup, dan lain-lain.

Sebuah buku aktual yang sejalan dengan apa yang per nah disebut &#34;the revival of ethics&#34;, kebangkitan keinball etika yang menandai zaman kita.</note>
<classification>170</classification><identifier type="isbn">9795117440</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>170 Ber e-3</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I99003167</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>170 Ber e-3</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I94001057</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>170 Ber e-2</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>download_%2813%29.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>45552</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-12-09 10:16:07</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-07 17:48:33</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>