|
Setiap generasi menghadapi tantangan-tantangan serta krisis-krisis yang berbeda. Anak-anak di dunia saat ini menghadapi kenyataan-kenyataan baru, dari kekerasan di sekolah sampai terorisme, dalam dunia yang berubah untuk selamanya sejak pagi hari yang cerah di bulan September 2001. Apakah generasi anak-anak yang tumbuh menjadi dewasa sekarang ini siap untuk menghadapi kesulitan, pengorbanan, serta kepercayaan pada diri sendiri? Buku ini merupakan penuntun yang penting bagi para orangtua yang mencari sebuah cara yang komprehensif serta optimistik untuk mempermudah pergeseran dari masa kanak-kanak yang polos ke dalam kenyataan-kenyataan yang keras pada abad ke-21.
Dalam Masa-masa Sulit, Anak-anak yang Tegar, Dr. Dan Kindlon menawarkan berbagai contoh yang bijaksana dan kadang-kadang mengharukan tentang bagaimana berbagai keluarga dan perorangan melewati masa peperangan, perampasan, dan kekacauan ekonomi. Melalui wawancara-wawancara yang diselenggarakan secara khusus untuk buku ini, Kindlon berbincang dengan orang- orang yang selamat dari Depresi Dunia, Blitz, kamp-kamp konsentrasi, dan juga Kekacauan di Irlandia, serta perang gerilya di Kolombia. Kesaksian dan ingatan-ingatan ini menunjukkan bahwa para orangtua memainkan peranan yang besar atas bagaimana anak-anak menyerap stres dan trauma dan bagaimana mereka menangani rasa takut dan ketidakpastian. Kindlon menguji peranan rasa humor, besar mulut, dan bahkan penolakan dalam membuat anak-anak kita merasa terlindungi, tetapi juga menyadari tentang dunia serta bahaya-bahaya maupun kegembiraan-kegembiraannya. Banyak di antara kisah di dalam buku ini memberikan ilham kepada kita untuk bertindak secara berani bagi anak-anak kita ketika mereka merasa takut, menunjukkan kepada mereka rasa percaya diri yang mungkin tidak kita rasakan, dan dalam bahasa anak kecil pada masa Perang Dunia II, "teruskan."
Dengan menggabungkan pengalaman klinisnya dengan penelitian psikologis dan biologis, Kindlon menjelaskan tentang proses mengatasi kesulitan kesengsaraan dan bagaimana beberapa anak-anak dapat bertahan hidup dan bahkan tumbuh subur sebagai orang dewasa sementara yang lain tidak berdaya. Ia menggabungkan ilmu pengetahuan yang baku dengan berbagai kesaksian dari mereka yang telah hidup mengarungi peristiwa-peristiwa terburuk abad ke-20 untuk melukiskan pentingnya keluarga dan keluarga besar, masyarakat, sistem kepercayaan yang kokoh, serta kepercayaan pada diri sendiri yang dipelajari dari para orangtua yang melibatkan diri pada anak-anaknya. Berita baik dari Kindlon adalah bahwa para orangtua itu dapat bekerja secara aktif untuk memberdayakan dan memberi kekuatan kepada anak-anak mereka dalam menghadapi ketidakpastian masa depan.
|