|
Perselisihan yang dipicu oleh masalah agama, kini mengancam kehidupan berbangsa kita.
Sejarah kemanusiaan hancur setelah kobaran kebencian membakar perasaan masing-masing pemeluk agama.
Jauh dari kebencian itu semua, ada permasalahan mendasar yang terus-menerus ditanam.
Kekuasaan yang seharusnya melindungi, bersama-sama dengan kaum pemodal, telah meletakkan agama di bawah pengaruhnya. Agama dipaksa untuk melayani keperluan, baik kekuasaan maupun pemodal. Adalah paradoksal, melihat ketidakadilan, Agama tidak memberi reaksi. Sebaliknya ketika kekuasaan berhasrat mempertahankan kelestariannya, agama serta-merta mencari dasar teologis pembenar. Atas dasar itulah, Teologi Pembebasan tampil ke permukaan; untuk berdiri menantang absolutisme kekuasaan maupun kelicikan para pemodal. Di dalam buku ini, pengalaman Amerika Latin menjadi rujukan dan mungkin saja, lewat buku ini, Agama akan menjadi api. Kekuatan yang membakar umatnya untuk melawan kezaliman sekaligus berani untuk tidak tunduk pada pengaruh pemodal. Terasa sekali, buku ini penting untuk dibaca siapapun. Terutama bagi Anda, para pemeluk agama.
|