<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="39354">
<titleInfo>
<title>Sola Fide dan Pergumulannya Masa Kini</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Siburian, Togardo</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Bandung</placeTerm></place>
<publisher>Sekolah Tinggi Teologi Bandung</publisher>
<dateIssued>2008</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Konsep dasar sola fide harus dimengerti dalam konteks keselamatan rohani. Dalam sejarahnya tema khusus tentang 'pembenaran.' tepatnya dibenarkan oleh iman, tanpa perbuatan baik manusia. Alkitab memberitakan bahwa semuanya tergantung pada pengorbanan Kristus saja, di kayu salib. Para dosen STTB berusaha meninjau kembali prinsip ini pada konteks yang lebih luas, khususnya dalam menyoroti isu isu yang muncul pada masa kini, tentunya dari perspektif injili.

Iman tanpa sistem kepercayaan adalah mengarah kepada manusia (anthropocentric), berpusat pada humanisme. Iman seperti demikian selalu humanis, subyektif dan berkompromi. Seseorang mungkin memiliki iman yang demikian, walaupun menunjukkan tanda-tanda dan mujizat-mujizat yang menghasilkan kesembuhan dan kesehatan, meratakan gunung seperti lautan, tetapi sekarang yang tinggal adalah iman subyektif dan sementara, yang pada akhirnya akan menghilang bagaikan bunyi canang yang bergemerincing, tidak membawa keuntungan melainkan ilusi belaka. Hanyalah pengakuan Iman yang benar melalui Yesus Kristus dapat membawa hidup yang baru dalam Kristus dan hidup bagi Dia. Iman yang demikian akan menghasilkan buah kebenaran oleh iman, lewat pengudusan dan ketekunan orang-orang kudus sampai pada hari Tuhan. Kita dapat menjadi rekan sekerja Allah untuk mengambil baglan ini, untuk menyelesaikan tugas-Nya, dan untuk bersaksi tentang Injil anugerah (Kis, 20:24).</note>
<classification>230</classification><identifier type="isbn">9789799148350</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>230 Sib s-3</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I11000085</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>230 Sib s-2</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">07201700293</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>230 Sib s-3</shelfLocator>
</copyInformation>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">E08002515</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>230 Sib s</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Sola_Fide_dan_Pergumulannya_Masa_Kini.jpeg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>39354</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-27 11:54:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-22 17:54:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>