<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="38202">
<titleInfo>
<title>Predestinasi &#38; Kehendak Bebas</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>John Feinberg</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Jakarta: LRII</publisher>
<dateIssued>1995</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jika Allah mengontrol segala sesuatu, apakah manusia benar-benar bebas?

Pertanyaan ini telah membingungkan orang-orang Kristen selama berabad-abad dan jawabannya berlingkup sangat luas. Sampai sekarang banyak orang Kristen yang masih tidak setuju dengan jawaban tersebut.

Sebagian orang menyatakan pandangan kebebasan manusia yang menunjukkan pembatasan kuasa Allah, sedangkan yang lain melihat kebebasan manusia di dalam konteks pengontrolan Allah atas segala sesuatu.

David dan Randall Basinger mengajukan pertanyaan lama ini kepada empat orang yang terpelajar

di dalam teologi dan filsafat. John Feinberg dari Trinity Evangelical Divinity School dan Norman Geisler dari Dallas Theological Seminary menitikberatkan pada kedaulatan khusus Allah.

Bruce Reichenbach dari Augsburg College dan Clark Pinnock dari McMaster Divinity College yang menegaskan bahwa Allah harus membatasi pengontrolan-Nya untuk menjamin kebebasan kita. Setiap dari mereka menulis pendapatnya dengan perspektifnya dan menerapkan teorinya pada dua studi kasus, kemudian penulis lainnya memberikan respon untuk setiap pendapat tersebut, menganalisa apa yang dilihatnya sebagai pendapat yang salah dan asumsi yang tersembunyi.

David Basinger bekerja sebagai dosen pengajar ilmu filsafat di Robert Wesleyan College. Randall, saudaranya bekerja sebagai dosen pengajar ilmu filsafat di Messiah College. Makalah yang provokatif dan menantang.</note>
<classification>234.9</classification><identifier type="isbn">9798307356</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>234.9 Fei p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I95001454</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>234.9 Fei p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>OIP_%287%29.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>38202</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-27 11:54:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-10-25 09:49:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>