<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="36940">
<titleInfo>
<title>Manusia, gambar Allah :</title>
<subTitle>Terobosan-terobosan dalam bidang antropologi Kristen</subTitle>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Plaisier, Arie Jan</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>BPK Gunung Mulia</publisher>
<dateIssued>1999</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Apakah manusia sehingga Engkau mengingatnya, apakah anak manusia sehingga Engkau mengindahkannya? Pertanyaan yang diangkat oleh penulis Mazmur 8 ini menyatakan rasa heran akan manusia, makhluk yang rupanya mempunyai status unik. Apa itu manusia? Jelaslah pertanyaan ini lain dari yang lain, sebab di sini manusia mempertanyakan dirinya sendiri.

Dalam buku ini hakikat manusia disoroti dari sudut pandangan iman Kristen. Dalam bagian pertama pengarang memaparkan beberapa pokok dasar tradisi pemikiran Kristen, misalnya, &#34;manusia gambar Allah&#34;, &#34;manusia pendosa&#34;, &#34;manusia makhluk paradoksal&#34;. Bagian kedua menerangkan beberapa ciri khas manusia, seperti &#34;manusia&#34;, &#34;laki-laki dan perempuan&#34; (dengan arti sel sualitas), &#34;manusia makhluk sosial&#34;, &#34;manusia makhluk historis&#34;, dan lain sebagainya.

Buku ini termasuk lingkungan ilmu teologi. Kendati demikian, disiplin-disiplin lain ikut berbicara. Pengarang tidak menyajikan uraian teoritis belaka, dan tidak bersikap dingin. Sebaliknya, ia hendak merangsang pembaca memikirkan nasib dan kedudukan manusia sambil melibatkan pengalaman dan eksistensi dirinya sendiri.</note>
<classification>233</classification><identifier type="isbn">9794159018</identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan STTB Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>233 Pla m</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I99002593</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>233 Pla m</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>36940</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-11-27 11:54:25</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-09-30 14:56:06</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>