|
Nicolas J. Woly
Saudaraku di Serambi Iman
"Kita menjadi sebagaimana mereka ada; mereka ada sebagaimana kita menjadi.
Kita tidak menjadi apa-apa kalau mereka tidak ada, dan mereka tidak menjadi baik kalau kita tidak menjadi baik bersamanya."
slam dan Kristen, sekalipun memiliki akar yang sama sebagai agama samawi, tetapi sering kali lebih mengedepankan perbe-daan-perbedaan di antara mereka yang acap kali menimbul-kan konflik, termasuk di Indonesia. Salah satu jalan keluar untuk meredam konflik di antara kedua penganut agama adalah melalui dialog-termasuk dorongan untuk saling mengenal. Inilah yang di-tawarkan Dr. Nicolas J. Woly, yang mengajak gereja dan umat Kris-ten di Indonesia untuk memiliki pengetahuan memadai mengenai siapa sesamanya, khususnya kalangan mayoritas beragama Islam. Sebuah ajakan untuk bersikap sebagai saudara bagi dan saudara dari mereka "yang ada di serambi iman", Sebuah pengenalan dari seorang non-Muslim terhadap sesamanya manusia, sesama anak bangsa, yang Muslim.
|