<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="22428">
<titleInfo>
<title>Yesus Dalam Literatur Islam</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leirvik, Oddbjorn</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Fajar Pustaka Baru</publisher>
<dateIssued>2002</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Dalam tradisi Islam, Yesus atau Isa Almasih, adalah sosok yang sangat dihormati. Al-Qur'an menyebutnya beberapa kali, sebagai Nabi, sebagai ruhullah, dan orang yang terkemuka di dunia dan di akhirat. Sementara dalam hadis, Nabi Muhammad menyebut dirinya sebagai orang yang paling dekat dengan Yesus-karena tidak ada Nabi lain yang mengantarai keduanya. Dalam tradisi teologi Islam. Yesus disebut sebagai al-Mahdi yang akan datang di akhir zaman untuk menumpas kejahatan besar dari Dajjal-anti Christ. Sedang menurut tradisi Sufi, Yesus adalah sosok ideal dari seorang guru spiritual yang telah mencapai kesempurnaan.

Gambaran tentang Yesus dalam literatur Islam, baik klasik maupun modern, ternyata jauh lebih kaya dibanding yang mungkin kita duga. Disamping penggambaran yang beragam. tensinya pun juga bermacam-macam: mulai dari yang ideologis, objektif hingga yang misterius serta apologetis.

Penulis buku ini, seorang teolog Kristen yang terlibat aktif dalam gerakan dialog Kristen-Islam, melakukan survey yang cukup luas tentang gambaran mengenai Yesus dalam Literatu Islam. Bukan hanya rentang waktunya-mulai klasik hingga modem, melainkan juga jenisnya-mulai tafsir Qur'an hingga puisi para sufi. Dan ia menemukan bahwa gambaran tentang Yesus selalu mewakili suasana psiko-kultural-politis dari kaum Muslim yang bersangkutan vis ovis umat Kristen. Perkembangan gambaran tentang Yesus dalam literatur Islam juga menjadi indikasi perkembangan pemahaman dan kesediaan berdialog dari umat Islam terhadap umat Kristen. Dan, sebaiknya, melalui discourse tentang Yesus, kedua umat beragama ini dapat menemukan ruang baru untuk membangun dialog</note>
<classification>261.27</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>261.27 Lei y</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I99003405</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>261.27 Lei y</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>Yesus_Dalam_Literatur_Islam.jpg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>22428</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-05-08 10:08:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2026-02-07 08:34:23</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>