<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21840">
<titleInfo>
<title>Pelurusan Teology Akhir Zaman</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Heath, W. Stanley</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Yayasan Kalam Hidup</publisher>
<dateIssued>2005</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Jalan lurus kadang menunggu di ujung jalan berliku, tetapi juga mungkin tidak berujung sehingga semakin menyesatkan. Namun, bagaimana kalau jalan pemikiran teologis yang berbelok-beloklah yang menyesatkan banyak orang? Pemahaman teologis terhadap Alkitab sebagai firman Allah tidak selamanya positif atau menempatkan firman Allah sebagai satu-satunya dasar atas pemikiran dan pandangan tersebut, yang justru kemudian dijadikan &#34;dasar teologi&#34; sebuah gereja. Untuk itu, diperlukan &#34;pelurusan teologi&#34; agar apa yang dimaksudkan oleh Alkitab sebagai firman Allah tidak membingungkan umat dan melenceng ke arah yang kabur.

Buku Pelurusan Teologi Akhir Zaman menyoroti dan mengkritisi masalah tersebut secara singkat, tetapi menukik ke akar permasalahan yang terjadi saat ini. Tiga hal utama yang dibahas, yaitu eklesiologi, pneumatologi, dan eskatologi, dipandang sebagai hal yang harus ditempatkan pada &#34;tempat&#34; yang seharusnya. Di samping itu, beberapa pemikiran tokoh-tokoh yang mewarnai perkembangan pemikiran teologi juga diungkapkan agar pembaca dapat melihat apa yang mendasari pandangan mereka. Dengan demikian, pembaca dapat mem- bandingkan dan mengerti apa yang menyebabkan beragamnya pandang- an teologi saat ini serta mengapa diperlukan adanya pelurusan teologi.</note>
<classification>262</classification><identifier type="isbn">000013038</identifier><location>
<physicalLocation>Transformatio Library Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>262 Hea p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I10000336</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>262 Hea p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:image>pelurusan-teologi-akhir-zaman.jpeg</slims:image>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21840</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-04-04 13:27:02</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-04 08:53:15</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>