<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21050">
<titleInfo>
<title>Horizon manusia</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Leahy, Louis</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Yogyakarta</placeTerm></place>
<publisher>Kanisius</publisher>
<dateIssued>2002</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Selama filsuf - seseorang yang &#34;mencintai kebijaksanaan - hanya tertarik pada pengetahuan saja sehingga hidupnya yang konkret sama sekali tidak diwarnai atau tidak dipengaruhi oleh prinsip-prinsip filosofis yang dipertahankannya, maka orang itu belum bisa disebut &#34;filsuf&#34; dalam arti sejati. Dia belum merealisasi cita-cita yang khas pada filsafat: kebijaksanaan. Tetapi kapan persisnya filsafat pantas disebut kebijaksanaan? &#34;Sejauh filsafat mencoba untuk menerangi segala hal dengan cahaya dari apa yang diakuinya sebagai funda- mental, maka filsafat akan menjadi kebijaksanaan&#34;.

Dalam rangka itulah buku ini memuat sebuah jumlah tema tertentu yang menonjolkan dampak eksistensial filsuf, dan dengan demikian merupakan suatu ajakan untuk menyesuaikan hidup kita dengan kebenaran mereka. Dengan kata lain, isu-isu yang dipelajari dan dibicarakan dalam buku ini bukan hanya bertujuan untuk menyajikan kepada si pembaca beberapa kebenaran dasariah yang membuat- nya lebih terpelajar, tetapi juga menerangi hidup konkretnya dan membuatnya lebih bijaksana.</note>
<classification>128</classification><identifier type="isbn">979210559X</identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan STTB Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>128 Lea h</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I99003508</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>128 Lea h</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21050</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-03-24 11:41:53</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-28 19:27:38</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>