<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="21033">
<titleInfo>
<title>Parrhesia dan persoalan mengenai etika</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Foucault, Michael</namePart>
<role><roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm></place>
<publisher>Yayasan Obor Indonesia</publisher>
<dateIssued>1997</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Print</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Ada dua cara kita berkata-kata tentang kebenaran. Orang bisa masuk ke dalam soal mengenai kebenaran melalui proses menalar dan argumentasi hingga mencapai kesimpulan. Dalam fiisafat barat, model ini dikenal dengan nam analisis kebenaran'. Suatu cara lain mendekati kebenaran ialah spa yang berkenaan dengan pertanyaan: apakah manfaat menceritakan atau mengetahui kebenaran dan bagaimana kita mengenal kebenaran itu, siapa- kah yang harus menyampaikan kebenaran dan apakah konsekuensi dari mengatakan yang benar. Ini Foucault sebut sebagai 'tradisi krilis di dunia barat Karya ini merupakan studi khusus yang mau memperlihatkan salah satu bentuk tradisi kritis di dunia barat.

Parrhesia merupakan suatu aktivitas verbal, dalam mana pembicara meng- ungkapkan relasi personalnya dengan kebenaran dan siap menanggung risi- ko, karena la sadar bahwa menceritakan kebenaran merupakan suatu tugas mulia untuk menolong diri dan orang lain. Dalam parrhesia, pembicara menggunakan kebebasannya dan lebih memilih kejujuran daripada persuasi kebenaran daripada kepalsuan atau diam, risiko mati daripada hidup dan ra- sa aman, kritik daripada kebohongan, dan kebajikan moral daripada apathi moral

Parrhesia dan Persoalan Mengenai Etika merupakan karya yang muncul sebagai salah satu kritik terhadap tradisi dan pemikiran tradisional di dunia barat, yang melulu mendasarkan diri pada subyek (aku), gagasan-gagasan tentang esensi, kesadaran, kebenaran mutlak, dan yang serupa.

DR. KONRAD KEBUNG BEÖANG, SVD, adalah dosen filsafat pada Sekolah Tinggi Filsafat Katolik (STFK) St. Paulus Ledalero-Maumere-Flores. la lahir di Larantuka, Flores Timur tahun 1954. Sete- lah menamatkan studi filsafat-teologi pada STFK Ledalero tahun 1984, ia kemudian melanjutkan studi filsafat program master pada Catholic Uni- versity of America di Washington, DC., USA tahun 1985-1987 dan 1991-1994 untuk program dokter pada Boston College, Boston, USA.</note>
<classification>128</classification><identifier type="isbn">979565165X</identifier><location>
<physicalLocation>Perpustakaan STTB Bandung Theological Seminary</physicalLocation>
<shelfLocator>128 Fou p</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">I98002169</numerationAndChronology>
<sublocation>Non Fiction</sublocation>
<shelfLocator>128 Fou p</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier>21033</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2014-03-24 11:41:53</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-08-28 19:29:07</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>