Book's Detail
Tidak miskin, tetapi juga tidak kaya

Buku ini, utamanya meneliti dan mengulas bagaimanakah pandangan Alkitab (Perjanjian Lama, Perjanjian Baru, termasuk Antar-Perjanjian dan Deuterokanonika) tentang kepemilikan harta benda. Penulis mengulas dan menguraikan kepemilikan itu secara sistematis dan runtut, sehingga pembaca mendapat gambaran menyeluruh dan utuh. Cara ini ditempuh penulis guna menghindari pemahaman yang “terlepas-lepas”, mengingat hal kepemilikan harta benda dalam masyarakat di sepanjang masa selalu menjadi hal yang utama.

Berbicara tentang kepemilikan, mau tidak mau harus berbicara tentang orang kaya dan orang miskin. Dua pertiga penghuni bumi ini merupakan kelompok yang kedua ini dan sisanya yang pertama.
Apakah Alkitab mengajarkan bahwa kekayaan dan, atau kemiskinan itu salah? Adakah menjadi orang kaya atau orang miskin itu baik atau salah? Adakah hubungan melakukan kebajikan dan ketaatan pada hukum Taurat dengan “menjadi kaya”, atau sebaliknya? Lalu, bagaimanakah seharusnya orang percaya menurut Alkitab menatalayani kekayaannya dalam menolong atau berbagi dengan orang-orang yang berkekurangan?
Semua pertanyaan di atas coba dijawab penulis dengan mengangkat bagaimana teologi kitab-kitab dan surat-surat di dalam Alkitab Perjanjian Lama dan Baru, Deuterokanonika dan ekstra-kanonik tentang kepemilikan harta benda dan kaitannya dengan orang kaya dan orang miskin. Penulis juga berupaya menggali pandangan dan pengajaran Yesus sepanjang tercermin di dalam Injil-injil Sinoptik.

Pada akhir buku ini, penulis berupaya menyampaikan pokok-pokok pikiran dalam rangka mengaplikasikan penelitiannya bagi kehidupan Kristen dan Dunia Sepertiga, khususnya masyarakat Kristen di Dunia Pertama”, guna menanggulangi kemiskinan yang diderita oleh “Dunia Dua Pertiga” masa kini. Meskipun lebih ditujukan kepada orang-orang Kristen di Eropa dan Amerika Utara, namun pesan yang sama berlaku juga kepada orang-orang Kristen di seantero bumi dalam segala kemampuan dan kekurangannya. Sebab menurut penulis, teladan yang diupayakan jemaat perdana yang berpegang pada “teologi Yobel” (Ul. 15) harus diwujudkan. Oleh karena itu, secara khusus penulis juga memberikan ilustrasi hidup dari kehidupan pribadi dan komunitas penulis, yang menggali efektivitas persembahan Persepuluhan sebagai jawaban terhadap penjembatanan jurang kaya miskin.

Statement of Responsibility
Author(s) Blomberg, Craig. - Personal Name
Edition Cet. 1
Call Number 241.68 Blo t
ISBN/ISSN
Subject(s) Teologi
Kehidupan kristen
Alkitab - kekayaan- kemiskinan
Classification 241.68
Series Title
GMD Print
Language Indonesia
Publisher BPK Gunung Mulia
Publishing Year c1999
Publishing Place Jakarta
Collation xxxv, 347 p. ; 21 cm.
Specific Detail Info
File Attachment
LOADING LIST...
Availability
LOADING LIST...